Diposkan pada Tak Berkategori

Rabu, hari paling komplit

Hari ini aku terbangun pukul 5.32

Entah kenapa tiap hari Rabu aku selalu  terbangun sedikit lebih lambat dari hari lainnya dalam seminggu. Dalam penjadwalan ku satu minggu, hari yang paling ku notice adalah hari Rabu. Aku pasti berangkat jam 6 lewat, dan sampai di sekolah di waktu kritis. Kenapa? Iya, Fisika di jam pertama. Puji Tuhan aku selalu selamat, selalu dipersilakan masuk meskipun Pak Rudy yang duluan masuk. Coba saja aku datang setelah Pak Rudy datang dan menyuruh umat kelas untuk berdoa, yaudah tunggu saja waktu mainnya.

  • Fisika

Jam yang sangat nikmat untuk dinikmati para kaum intelek dari jalur penjurusan IPA. Awal dan akhir. Alpha dan Omega. Dua kata itu yang mencerminkan jam mapel Fisika di haru Rabu ini. Alur bersama Pak Rudy saat pembelajaran berlangsung tidak membuat siswa macam kami ini mengantuk. Pagi, kami serius. Siang? It’s happy time. Pagi ini kami sudah dapat shocktherapy dari Pak Rudy. Bagaimana tidak, awalnya kami diajak senang-senang tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan kami langsung mendengar sebuah statement yang menghentak ruang jiwa yang tenang ini. Seraya mengeluarkan dua buah amplop soal yang awalnya tidak nampak dalam pandangan kami, terdengarlah “Baik, hari ini kita adakan evaluasi.”

  • Matematika (Wajib)

Belajar Matematika selalu menyenangkan bersama Bu Yosa. Selain belajar menghitung, kami juga belajar muatan lokal yaitu bahasa Banjar. Kira-kira kalau aku masukkan candaan Bu Yosa kesini terciduk tidak ya? Tidak apa-apa, ada satu yang paling buat ngakak.

“Bu, dibuat kah model matematikanya?”

“Gasan apa dibuat, modelnya sudah ada di depan sini,” sambil merubah air mukanya seperti orang yang sedang tersipu malu.

Ada kejadian lucu tadi. Duduk bersebelahan dengan Selo ternyata membuat masalah bertambah banyak. Aku merasa muak sudah bersebelah dengan si mulut bersih ini, meskipun rame juga sih wkwkkwk. “Memang cocok kalian berdua ni”. Betul juga kata Bu Yosa, tiap Selo melawak, aku meresponnya.

  • Agama

Agama bersama Bu Ersi sangat menyenangkan. Aku lebih dalam lagi bergelut dengan materi-materi Agama Kristen yang mana adalah aku rasa basic yang paling basic dalam diriku. Kebetulan juga aku ditunjuk sebagai bapak gembala oleh Bu Ersi dan Rara menjadi ibu gembala. Kami selalu pindah ke kelas XI – MIPA 1 jika sudah jam mapel agama. Namun, karena tadi  Bu Ersi sedang izin keluar kota, kami dititipi tugas dan kami bertukar ruangan dengan yang beragama Islam.

  • Sastra Inggris

Kami diajari oleh Mam Leli, tapi tadi kebetulan yang masuk tadi adalah guru PPL yang sudah diperkenalkan sebelumnya yaitu Bu Susi. Tadi kami disuruh memperkenalkan diri di depan kelas dengan menggambar sesuatu yang huruf pertamanya mengisyaratkan huruf pertama dalam nama kami.

1505320222168

Do you see that?

Smartphone = S

Etana = E

Ya pokoknya itu SELO. Gambaran Selo yang paling sesat.

Btw, nice job Selo

Iklan
Diposkan pada Tak Berkategori

Lelah Bersemangat

Hari ini sangat melelahkan.

Pagi ini gara-gara kami keasyikan bermain bola dan membiarkan umat kelas yang lain nganggur daaan kami lupa untuk pemanasan, alhasil kami dihadiahi 2 kali putaran lari keliling sekolah.

Aku bermasalah dengan Okta karena “memotongnya” saat sedang saat presentasi di depan. Aku belum pernah melihat dia semarah itu.

Harap-harap cemas, akhirnya semua persyaratan berhasil terkumpul ke email Zetizen Kalteng dan Indonesia, dengan terapi jantung karena meminjam laptop om dengan mantap.

Lelah tenaga, lelah pikiran, dan lelah waktu.

Diatas semuanya itu aku tetap bersemangat. Buat apa kulakukan semua itu tanpa maksud dan tujuan. Tetap berusaha diiringi doa.

Aku lelah, sebaiknya aku ke kasurku.

Diposkan pada Tak Berkategori

Enggan Ditilang

Sudah dari tadi malam aku menerima BC semacam “Besok ada razia serentak bla bla bla…”

Mau bagaimanapun polanya, aku sudah tahu bagaimana aku besok. Menjelajah jalan tikus. Yap, sepertinya aku terkena pakpolfhobia. Di jalan raya, aku paling sensitif dengan warna hijau, karena seirama dengan warna rompi polantas dan warna biru, kau tahu, karena warna lampu sirinenya. Jadi, aku menjauh dari jalanan protokol “Calon Ibukota Negara” ini. Aku lebih baik memilih “sempit, anonim” tapi selamat daripada “luwes, umum” tapi terciduk.

*****************

“Sebelum kita pulang, kita berdoa untuk keselamatan kita,”. Ya, Salman memang rada gila. Kukira ini berdoa sungguhan karena aku memang sangat takut setelah ini. Ternyata to the point, Amin. 

“Anti tilang, YES!”

Yaa…semoga yel-yel kami para lelaki Xthreem menjadi realita.

**************

Selesailah rangkaian syuting video pendek dengan tema “Triad KRR”. Terimakasih banyak untuk Kak Dwika. Secara tak sengaja aku bisa akrab sesaat dengan Rifky. Aku pulang bersama Oktava melewati “Rute Pange”. Rute singkat seperti aku dan Riky dahulu, hanya saja perbedaannya ada singgah di bawah pohon dan lewat secara  live di depan bangunan lama hotel Batu Suli

****************

Engganku Ditilang, setelah berpisah dengan Okta di depan gapura UPR, aku langsung mengambil jalan tak lazim seperti biasanya. Puji Tuhan, selamat.
Setelah ini aku ingin beli bendera untuk motor.

Diposkan pada Tak Berkategori

First Time

Jarang-jarang lo aku jatuh sakit. Yaa, mungkin saking beratnya beban hidup sekolah yang merembet ke sakit kepala, sakit perut, sakit hati. 

Berawal dari sore kemaren
*************
Sepulang sekolah aku langsung berangkat ke rumah Dewa untuk kerja kelompok Sejarah Indonesia. Aku, Bio, Dewa, Daus, Okta. Itulah teman sekelompokku.

Aku, Bio, Dewa. Itu saja yang ikut kerja kelompok. 

Aku bersama Bio yang kubonceng dan bersama Salman yang jadi tamu bagi kami. Ke jalan Antang, di rumah berpagar yang Anjingnya tidak mau berhenti menyalak. Sesampainya, kebetulan juga Dewa sedang membonceng mamanya. 

“Waduh, aku lupa kita kerkel, ” ucap Dewa sambil menepuk jidatnya. 

“Yaudah dek, kerja kelompok aja sana dulu, ” mama Dewa berucap lembut. Sebelum kami masuk, Dewa mengepel lantai di depan pintunya yang tergenang air kencing anjingnya. Yaiks, kuning hangat. 

“Syukur tadi masih papasan di rumah, coba di jalan, ” ucap mama Dewa. 

Dewa mengambil ambal dan menghamparkannya di ruang tamu. Kemudian laptopnya menyusul. 30 menit pertama alur kerker kami masih absurd, mulai dari bicara ML, buka akun IG Ericko Lim, dan bingung mencari template karena laptop Dewa yang agak absurd juga.

“Laptopku kaya ada dua antenanya gitu di kiri sama kanan, jadi dia nyerap sinyal barang yang ada di dekatnya”

Pantasan saja handphone kami bertiga Bio internetnya Lelet, padahal sudah connect ke wifi Dewa. Tak lama kemudian Salman pamit pulang. Setelah dapat template, aku langsung gas mengerjakan power point sejarah indonesia. Lambat laun aku merasa badanku makin lemas. Aku pun langsung membaringkan tubuhku di atas ambal. Bio dan Dewa yang menyambung pekerjaanku. Mana sih Okta, katanya tadi setelah Porseni langsung menyusul kesini. Kurang lebih 10 menit kemudian aku dibangunkan Bio untuk pulang.
17.20

Kami berdua Bio pamit pulang. Aku mengantar Bio ke lampu merah Antang. Ciming katanya yang menjemputnya. Aku pun langsung tancap gas pulang.
17.30

Sesampai di rumah puncaknya aku merasa bahwa aku sedang sakit. Rasanya aku mau langsung tidur dengan seragam, jaket, dan tasku tanpa harus repot-repot melepasnya. 

“Dit, tadi disuruh papah bantu angkat batako, ” Mikel berkata sambil tergagap-gagap. Malasnya aku. Ingin berkata kasar rasanya karena emosiku paling tidak stabil adalah saat aku sedang dalam kondisi kecapekan. Aku pun datang ke kamar Mikek untuk meminta unduhan lagu indieku kemarin. 

Setelah itu omku pulang sambil membawa bungkusan. 

“Dit, bisa kah kamu bantu om ngangkat batako?”

“Baru pulang aku, gak kuat aku”

Setelah itu aku mengambil kipas angin dari kamar Mikel. Aku langsung tidur dengan mendengar lagu menggunakan earset lewat aplikasi Musixmatch. Kusetel timernya 30 menit. Entah kenapa aku mulai merasa aneh. 
21.00

Aku terbangun. Kukira sebelumnya ini jam 11 atau sudah dini hari karena rumah terasa sunyi senyap. Aku merasa menggigil aku langsung mendatangi nenek. 
**************
Singkat cerita tadi malam itu aku tidur sekitar jam 11 dan tadi pagi aku mulai merasa baikan. Nenek sudah melarang sekolah karena takutnya kembali pagi penyakitnya. Tapi aku ngeyelnnya. 

Imbasnya, aku tidak bisa ikut mapel penjas secara langsung karena aku sakit dan tak memakai baju olahraga. Ternyata Pak Ruji menerapkan suatu konsep. “Jangan tunjukkan kamu sakit dengan pakaian seragam putih abu”.Namun, syukurlah kami putra Tes Kebugaran Jasmaninya diundur jadi minggu depan. 

Ppt kami belum rampung. Terpaksa kami nyolong mengerjakannya saat kelompok 1 sedang presentasi. Bu Ary ternyata tidak membatasi jumlah pertanyaan yang diterima suatu kelompok. Saat kami sudah rampung, menunggu giliran ternyata waktu mapel Sejarah Indonesia telah habis. Minggu depan kami presentasi. Hebat, padahal gara-gara memikirkan tugas ini aku sampai jatuh sakit. Dan ternyata Dewa bukan anggota kelompokku. Billy lah yang ternyata anggota kelompokku. Berarti kemarin aku yang mabuk langsung mengajak Dewa kerkel di tempatnya karena seingatku dia sekelompok denganku. Billy, kenapa diam saja kemarin-kemarinnya? 
Gabungan antara demam dan diare. Klop lah sudah puyeng memikirkan perut, yang terus mengeluarkan gas metana.

Diposkan pada AniMe😍

Kemono Friends

Konnichiwa…

Saya disini akan mereview sebuah anime ringan yang bertemakan kehidupan hewan yang berubah penampilan menjadi manusia atau bisa disebut juga anime ini bertemakan moefikasi hewan. Sebagai info, anime ini mengandung banyak unsur moe :v

Informasi Singkat

https://myanimelist.net/anime/33089/Kemono_Friends

Sinopsis

Japari Park adalah kebun binatang besar yang terintegrasi. Di kebun binatang ini, karena suatu hal misterius, hewan-hewan berubah menjadi makhluk berbentuk manusia yang disebut “Gadis Binatang“. Suatu hari, seorang anak tersesat di kebun binatang. Dalam upayanya untuk kembali, anak itu mendapatkan pengalaman tak terduga bersama dengan para Gadis Binatang.

Pendapat Saya

Anime ringan yang seru, menghibur dan edukatif karena di sela-sela tayangan animenya diselipkan info mengenai hewan yang sedang nangkring di scene tersebut. Saya menonton anime ini gak sampai 1 hari lho :v Di anime banyak sekali hewan yang ditampilkan mulai dari kucing-kucingan (syukur gak ada cabe-cabean :v), kuda nil, rakun, armadilo, gajah, bunglon, burung hantu, dan binatang lainnya yang ditampilakan dalam tampilan yang sangaaat imut. Oh iya, anime ini adalah adaptasi dari gamenya lho…

kemono-friends.png

Kata-kata legend dari Serval-san :v

ef4

Serupa tapi tak sama….

a11

Serupa tapi tak sama…. (2)

Informasi yang diselipkan

Jepretan Layar 2017-05-31 pada 21.29.44

Cerulean, salah satu makhluk yang bisa disebut musuh hewan-hewan di anime ini. Cerulean sendiri adalah warna turunan biru, meskipun boss terakhirnya berwarna hitam

Cerulean

Ada girlband juga lho disini yang anggotanya adalah pinguin-pinguin unyu namanya adalah PPP (Penguins Performace Project). Pada awalnya saya kira adalah singkatan dari Pinguin Pinguin Pinguin. Oh iya, bukannya PPP itu lagunya Piko Taro? (Heleh, itu mah PPAP, Adit….). Mereka yang mebawakan opening anime ini

Ppp_kemono_friends

Anime ini cocok untuk agan tonton di saat liburan.

Jika agan ingin streaming Kemono Friends yang sub indo bisa mampir disini

Streaming Kemono Friends Sub Indo

Saya rasa cukup sampai disini review singkatnya. Mohon maaf apabila banyak kekurangan. Mata Aimashou!

 

Opening Song : Welcome to Youkoso Japari Park

Ending Song : Boku no Friend

Diposkan pada Tak Berkategori

Syukur

Tuhan terimakasih. 

Genap sudah 2 semester aku bersekolah disini. Banyak yang telah kualami, dari yang menyesakan dada sampai-sampai tidak bisa menangis hingga mengocok perut hingga aku menangis. 
Hari ini emosiku tiba-tiba “bergoyang”. Hari ini adalah hari pembagian rapor semester 2 bisa dikatakan juga ini adalah hari terakhir aku disebut sebagai seorang siswa kelas 10. Ada yang beda kali ini. Jika semester 1 yang lalu aku menjaga meja absen orang tua yang ingin mengambil rapor anaknya di kelas, sekarang aku sibuk menjaga “class meeting”. Aneh. Rasanya sangat berbeda. Aku tidak terbiasa bekerja di momen penting seperti ini. Memang, semenjak aku masuk OSIS dan baru-baru ini bergabung PIK-R aku merasakan apa itu namanya “sibuk”. Aku tak apa jika tenagaku dibebani, tetapi aku keberatan jika pikiranku yang dibebani. Aku lelah, capai. Contohnya saja dua mingguan ini. Aku tergabung sebagai panitia paskah, peserta Genre EduCamp, dan panitia Class Meeting. Bagaimana tidak, kepalaku rasanya ingin meledak karena aku juga sembari cemas memikirkan hasil nilai raporku nanti, apakah aku dapat menaikkan atau mempertahankan peringkatku. Atau jangan-jangan malah menurun? Ahhhh. 

      Aku sedang menonton pertandingan futsal. Tiba-tiba hpku bergetar. Ohh, mamah. Mamah minta kartu komiteku karena ingin melunasi sisa BPPS-ku. Karena pembagian rapor, tak menunggu waktu lama lapangan pasir menjadi lahan bebas parkir. Kami pun menjaga agar kumpulan mobil tidak terkena bola. 
    “Kenapa rangkingmu nurun?”

Aku terkejut ketika mamah mendatangiku dan berkara demikian.

“Emang rangking berapa aku, mah?”

“Rangking 4.”

Shock, tapi ya gak shock-shock banget.

“Siapa rangking 1, mah?”

“Siapa kah tadi tu, Yosephine rasanya.”

Ooh, Josephine. Diam-diam menghanyutkan rupanya si Pipin ini.

“Maaf lah, mah.”

“Gapapa ja, bagus ja kalo nilaimu tapi rangkingmu ja yang turun.”
    Huh.

Aku tak tau lagi mau berkata apa.

Tapi diatas semua itu aku bersyukur.

Diposkan pada Berbagi Informasi, Kristiani

Doa Yabes

Kiranya Engkau memberkati aku
Berlimpah-limpah
Dan memperluas daerahku

Dan kiranya tangan-Mu menyertai aku
Dan melindungi aku daripada malapetaka
Sehingga kesakitan tidak menimpa aku

Tuhan mendengarkan dan menjawab doaku

Words & Music : Pdt Kristina Faraknimella

Lirik lagu Angel Pieters – Doa Yabes

Apa itu Doa Yabes?

Menurut https://www.gotquestions.org/Indonesia/doa-yabes.html 

Doa Yabes ditemukan dalam sebuah catatan sejarah di dalam sebuah silsilah: “Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.” Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu” (1 Taw 4:9-10).

Sedikit sekali yang diketahui tentang Yabes ini. Ia adalah keturunan bangsa Yehuda, seorang pria terhormat. Ibunya menamai dia “Yabes” (yang berarti “kesakitan” atau “penyebab kesakitan”) karena ibunya melahirkan dia dengan penuh kesakitan. Dalam doanya, Yabes berseru kepada Allah untuk perlindungan dan berkat. Menggunakan permainan kata, Yabes, si “manusia yang menyebabkan kesakitan,” meminta Allah agar menjauhkan dia dari kesakitan sebagaimana dia dinamai dan diingat oleh orang-orang.

Doa Yabes berisi permohonan yang mendesak atas empat hal berikut:

1) Berkat Allah. Yabes mengakui bahwa Allah Israel adalah sumber dari segala berkat. Ia meminta kepada Allah untuk kasih karunia-Nya. Tidak diragukan lagi bahwa setidaknya, sebagian dari permohonan ini didasarkan pada janji Allah mengenai berkat bagi Abraham dan keturunannya (Kej 22:17).

2) Perluasan daerah. Yabes berdoa untuk kemenangan dan kemakmuran dalam semua usahanya. Bahwa selalu ada peningkatan di dalam kehidupannya.

3) Penyertaan Allah. Yabes meminta pimpinan dan kekuatan Allah dalam kehidupannya sehari-hari.

4) Perlindungan dari malapetaka. Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya untuk berdoa dengan cara seperti ini: “Bapa kami yang di sorga. . . lepaskanlah kami dari pada yang jahat “(Mat 6:9,13). Yabes melihat Allah sebagai pembelanya dengan penuh keyakinan.

Yabes berdoa supaya hidupnya terlepas dari kesakitan. Allah mendengar dan menjawab doanya. Seperti doa Salomo yang penuh kerendahan hati, yang memohon agar diberikan hikmat (1 Raj 3:5-14), doa Yabes yang penuh dengan iman yang memohon agar diberkati juga dijawab oleh Allah. Keberhasilan yang dinikmati Yabes akhirnya melebihi rasa sakit di awal. Doa Yabes mengalahkan nama Yabes itu sendiri.

Saya pertama kali tahu tentang Doa Yabes saat mendegarkan siaran dari radio yang memutarkan lagu Doa Yabes yang dinyanyikan oleh Angel Pieters. Entah mengapa ada perasaan yang berbeda saat mendengar lagu ini. Saya merasa terberkati.

Doa Yabes memang salah satu doa yang dahsyat menurut saya karena lewat doanya Yabes menyatakan kedaulatan dan kebesaran Tuhan.

Itulah yang kita perlu dalam hidup ini, yaitu mengakui kebesaran Tuhan, yang telah menciptakan semuanya, termasuk saya dan saudara.