Diposkan pada Tak Berkategori

Syukur

Tuhan terimakasih. 

Genap sudah 2 semester aku bersekolah disini. Banyak yang telah kualami, dari yang menyesakan dada sampai-sampai tidak bisa menangis hingga mengocok perut hingga aku menangis. 
Hari ini emosiku tiba-tiba “bergoyang”. Hari ini adalah hari pembagian rapor semester 2 bisa dikatakan juga ini adalah hari terakhir aku disebut sebagai seorang siswa kelas 10. Ada yang beda kali ini. Jika semester 1 yang lalu aku menjaga meja absen orang tua yang ingin mengambil rapor anaknya di kelas, sekarang aku sibuk menjaga “class meeting”. Aneh. Rasanya sangat berbeda. Aku tidak terbiasa bekerja di momen penting seperti ini. Memang, semenjak aku masuk OSIS dan baru-baru ini bergabung PIK-R aku merasakan apa itu namanya “sibuk”. Aku tak apa jika tenagaku dibebani, tetapi aku keberatan jika pikiranku yang dibebani. Aku lelah, capai. Contohnya saja dua mingguan ini. Aku tergabung sebagai panitia paskah, peserta Genre EduCamp, dan panitia Class Meeting. Bagaimana tidak, kepalaku rasanya ingin meledak karena aku juga sembari cemas memikirkan hasil nilai raporku nanti, apakah aku dapat menaikkan atau mempertahankan peringkatku. Atau jangan-jangan malah menurun? Ahhhh. 

      Aku sedang menonton pertandingan futsal. Tiba-tiba hpku bergetar. Ohh, mamah. Mamah minta kartu komiteku karena ingin melunasi sisa BPPS-ku. Karena pembagian rapor, tak menunggu waktu lama lapangan pasir menjadi lahan bebas parkir. Kami pun menjaga agar kumpulan mobil tidak terkena bola. 
    “Kenapa rangkingmu nurun?”

Aku terkejut ketika mamah mendatangiku dan berkara demikian.

“Emang rangking berapa aku, mah?”

“Rangking 4.”

Shock, tapi ya gak shock-shock banget.

“Siapa rangking 1, mah?”

“Siapa kah tadi tu, Yosephine rasanya.”

Ooh, Josephine. Diam-diam menghanyutkan rupanya si Pipin ini.

“Maaf lah, mah.”

“Gapapa ja, bagus ja kalo nilaimu tapi rangkingmu ja yang turun.”
    Huh.

Aku tak tau lagi mau berkata apa.

Tapi diatas semua itu aku bersyukur.

Diposkan pada Berbagi Informasi, Kristiani

Doa Yabes

Kiranya Engkau memberkati aku
Berlimpah-limpah
Dan memperluas daerahku

Dan kiranya tangan-Mu menyertai aku
Dan melindungi aku daripada malapetaka
Sehingga kesakitan tidak menimpa aku

Tuhan mendengarkan dan menjawab doaku

Words & Music : Pdt Kristina Faraknimella

Lirik lagu Angel Pieters – Doa Yabes

Apa itu Doa Yabes?

Menurut https://www.gotquestions.org/Indonesia/doa-yabes.html 

Doa Yabes ditemukan dalam sebuah catatan sejarah di dalam sebuah silsilah: “Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: “Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.” Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu” (1 Taw 4:9-10).

Sedikit sekali yang diketahui tentang Yabes ini. Ia adalah keturunan bangsa Yehuda, seorang pria terhormat. Ibunya menamai dia “Yabes” (yang berarti “kesakitan” atau “penyebab kesakitan”) karena ibunya melahirkan dia dengan penuh kesakitan. Dalam doanya, Yabes berseru kepada Allah untuk perlindungan dan berkat. Menggunakan permainan kata, Yabes, si “manusia yang menyebabkan kesakitan,” meminta Allah agar menjauhkan dia dari kesakitan sebagaimana dia dinamai dan diingat oleh orang-orang.

Doa Yabes berisi permohonan yang mendesak atas empat hal berikut:

1) Berkat Allah. Yabes mengakui bahwa Allah Israel adalah sumber dari segala berkat. Ia meminta kepada Allah untuk kasih karunia-Nya. Tidak diragukan lagi bahwa setidaknya, sebagian dari permohonan ini didasarkan pada janji Allah mengenai berkat bagi Abraham dan keturunannya (Kej 22:17).

2) Perluasan daerah. Yabes berdoa untuk kemenangan dan kemakmuran dalam semua usahanya. Bahwa selalu ada peningkatan di dalam kehidupannya.

3) Penyertaan Allah. Yabes meminta pimpinan dan kekuatan Allah dalam kehidupannya sehari-hari.

4) Perlindungan dari malapetaka. Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya untuk berdoa dengan cara seperti ini: “Bapa kami yang di sorga. . . lepaskanlah kami dari pada yang jahat “(Mat 6:9,13). Yabes melihat Allah sebagai pembelanya dengan penuh keyakinan.

Yabes berdoa supaya hidupnya terlepas dari kesakitan. Allah mendengar dan menjawab doanya. Seperti doa Salomo yang penuh kerendahan hati, yang memohon agar diberikan hikmat (1 Raj 3:5-14), doa Yabes yang penuh dengan iman yang memohon agar diberkati juga dijawab oleh Allah. Keberhasilan yang dinikmati Yabes akhirnya melebihi rasa sakit di awal. Doa Yabes mengalahkan nama Yabes itu sendiri.

Saya pertama kali tahu tentang Doa Yabes saat mendegarkan siaran dari radio yang memutarkan lagu Doa Yabes yang dinyanyikan oleh Angel Pieters. Entah mengapa ada perasaan yang berbeda saat mendengar lagu ini. Saya merasa terberkati.

Doa Yabes memang salah satu doa yang dahsyat menurut saya karena lewat doanya Yabes menyatakan kedaulatan dan kebesaran Tuhan.

Itulah yang kita perlu dalam hidup ini, yaitu mengakui kebesaran Tuhan, yang telah menciptakan semuanya, termasuk saya dan saudara.

Diposkan pada #AditCurhat, Berbagi Informasi

Tuhan Takkan Tak Kabulkan

Begini. Sudah sering aku terjebak di situasi macam ini. Aku kehabisan ide.

Ide? Ide apa?

Beragam. Kali ini tentang artikel.

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada saat malam hari. Aku saat itu sedang bosan-bosannya. Lalu, langsung terbersit pikiran untuk menulis artikel. Tapi tunggu…

Apa yang akan kutulis? Tentang hari ini?

Tidak ada yang menarik hari ini. (pikirku pada saat itu)

Lalu aku pun langsung berdoa,

“Tuhan, berikan aku hari esok yang penuh dengan cerita. Buat hari esok seru, Tuhan, agar aku dapat menulis satu artikel untuk malamnya.”

Aku pun langsung tertidur setelah berdoa demikian.

Keesokan harinya, ternyata banyak sekali yang terjadi.

Yup, banyak sekali.

Sampai-sampai aku lupa (lebih tepatnya malas) untuk menulis artikel.

“Besok aja gih.”

Begitu pun seterusnya.

Besok, besok, besok, hingga sampailah ke saat ini.

Aku pun menyadari sesuatu.

Doaku terkabul.

Tuhan memberikan apa yang kuminta.

Tapi ada yang aneh…

Tuhan langsung memberikanku satu minggu yang berwarna, bukan satu hari lagi.

Bukannya itu berlebihan? Aku kan cuma minta satu, kok dikasih tujuh?

Yup, Tuhan itu tidak “cukup” bagi kita, tetapi “lebih dari cukup”.

 

Bila kita kaitkan ke Alkitab, kita bisa menjumpai ayat,

Efesus 3:20

Konteks

TB (1974) ©

SABDAweb Ef 3:20

Bagi Dialah, yang dapat melakukan o  jauh lebih banyak 1  dari pada yang kita doakan p  atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa q yang bekerja di dalam kita,

Kita juga pasti ingat cerita yang paling sering diceritakan di sekolah minggu, yaitu cerita “5 roti & 2 ikan”

Berapa yang Yesus peroleh dengan 2 hal tersebut yang bila dijumlahkan hanya menjadi 7?

15? 30? 45? (jika dibagi kecil-kecil)

5000!

Bahkan sisanya 12 bakul!!! (belum termasuk wanita & anak-anak)

Ingat ketika Simon, seorang nelayan yang frustrasi karena telah melaut semalaman belum mendapat ikan seekor pun? Apa yang terjadi ketika Yesus menyuruh Simon menebarkan jalanya?

Dapat ikan?

Tentu

Berapa?

Sangat banyak, bahkan sampai jalanya koyak!

Apa artinya semua itu?

Sudah jelas kan…bahwa Tuhan selalu memberikan lebih daripada yang dapat dijangkau akal kita.

Berdoalah Saudara, sampaikan isi hati Saudara kepada-Nya.

Jangan segan-segan meminta, tetapi Anda juga harus segan terhadap-Nya.

 

Kok kalo saya gak pernah dikasih lebih ya?Malahan, dikasih aja gak pernah?

La wong Sodara gak ngomong, gimana mau dikasih. Tenang aja, Tuhan itu pemberiannya “berlebihan” bagi kita, jadi kita gak perlu kuatir “berkekurangan”.

 

Tuhan Takkan Tak Kabulkan bukan?

Diposkan pada Tak Berkategori

Deadline

​Entah mengapa hasil kerjaku selalu menjadi maksimal ketika sedang berada di ujung tanduk.
Beri saja kepadaku, apapun.
Misalnya, “Tolong, kamu harus cepat dalam memikirkan topik artikelmu di blog. Batas terakhir adalah minggu pagi jam 6.”
Dan entah mengapa aku akan mengerjakannya di malam minggu, walau sebenarnya tugas itu umurnya sudah 2 minggu. Encer-encernya otakku ya di saat kritis macam itu. Dan entah mengapa (lagi) tugasnya selalu selesai dengan baik.

Contohnya saja bisa diambil dari kejadian hari ini. Tugas prakarya-ku padahal sudah selesai. Eits, tumben. Ya, aku mengerjakanya kemaren dan hari dikumpulnya adalah besok. Ternyata setelah aku bertanya kepada Bu Lies via Line aku tersadar. Tugasku gatot (gagal total). Harus hasil dari wawancara singkat. Sedangkan, punyaku sekarang tokohnya adalah Andrew Darwis dan Bu Susi. Dua tokoh tersebut hebat di bidangnya masing-masing. Jika saja bertetangga, aku bisa nyantai sore ini sambil melayangkan pikiranku. Dalam sekejap mata aku langsung menelpon Riky.
Dua jam kemudian, wawancara selesai.
Tiga pedagang yang kami[aku] wawancarai.
Hebat bukan?

Lho, kok segitu aja ceritanya, Dit, gak diceritain kronologisnya?
 
Waa sorry, deadline jadwal tidur saya soalnya udah sampe, udah lewat malahan.

Diposkan pada Tak Berkategori

Sudah lama ya….

Kalau diingat-ingat, lama sekali aku tidak membuat artikel yang baru. beranda ini, terakhir kali adalah artikel tentang tugas Pak Rudy. Sekarang aku tersadar….cinta yang kutunggu , SADAR Dit

Aku mulai suka dengan Raisa kelihatannya. 

Blog teman-temanku di kelas menurutku hanya sebatas formalitas. Blog ini juga tergolong sekedar formalitas. Ironisnya kami adalah membuat blog hanya untuk tuntutan nilai dan tugas dari Pak Rudy. Lihat blog kami sekarang, tak ubahnya seperti produsen parsel lebaran dan natal. Artikel baru dibuat ketika ada “pesanan”. Tugas dari bapak untuk membuat blog sebenarnya sangat bagus karena merupakan tugas yang “anti-mainstream”. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan apa yang disebut “passion”. Ketika dikatakan “Deadline-nya tanggal ini” atau “Jumlah artikel minimal mencapai segini”, mereka (termasuk saya) langsung ngebut membuat artikel,  entah itu hasil dari diri sendiri atau atau “mencuri”. Setelah semua selesai dan bapak melupakannya, kami juga ikut melupakannya. Padahal banyak faedah dari menulis blog. Saya juga gak kepikiran membuat artikel ini. Tiba-tiba ada “dorongan” untuk mengetuk aplikasi wordpress. 

“Wah, sudah lama ya…. ”

Jujur, saya kepengen menulis artikel lagi karena melihat beranda wordpress saya penuh dengan Rahman Maeda. Dia ternyata adalah “Ninja”di dunia nyata. Sudah lama saya gak mampir ke wordpress, sudah lama juga dia menunggu dengan artikel-artikel barunya. 

Padahal saya juga ingin menulis artikel setiap hari. Namun, karena kendala teknis seperti Hp, mager, dll, itu membuat saya malas menulis artikel. Kalau Anda mau tahu, hampir semua artikel di blog ini saya menulisnya dari Hp saya. Jika Anda membaca artikel saya, itu adalah salah satu dari “perjuangan” saya. Tahukah Anda, sembari saya menulis artikel ini saya juga berusaha untuk berkata lembut, walau SANGAT sulit. Hp saya ini terkadang seperti ingin mengajak saya berkelahi. 
Kendalanya seperti ini lho….

Waktu saya rajin-rajinnya, hp saya ceket lah, habis baterai lah, aplikasi wordpress-nya error lah. 

Ketika di saat seperti ini misalnya saya sempat kehabisan kata-kata. Tak lama setelah itu, banyak kejadian terjadi sehingga banyak yang bisa saya ceritakan di artikel ini. 

Sedetik berlalu, sejam yang sudah terjadi. 

-AF




Wah, sampai mana saya sudah bercerita? 

Sudah lama ya…. 

Diposkan pada Tak Berkategori

Cara Kerja Pengamatan dengan Teleskop Bintang

Teropong bintang adalah sebuah jenis peralatan yang digunakan untuk membantu pengindraan jauh guna mengamati keberadaan benda-benda yang ada di angkasa. Dengan demikian, kita bisa melihat posisi sebuah benda di angkasa yang tidak bisa dilihat dengan menggunakan mata telanjang.

Dari pengertian teropong bintang, menunjukkan bahwa alat ini memiliki bentuk seperti teropong. Teropong sendiri digunakan untuk melihat sebuah benda dari jarak yang jauh sehingga akan nampak lebih jelas
Dalam pengertian teropong bintang juga dijelaskan bahwa teropong ini menggunakan dua buah lensa positif. Dimana masing-masing lensa berfungsi sebagai lensa obyektif dan lensa okuler. Inilah yang membedakan antara teropong bintang dengan mikroskop. Pada teropong bintang, jarak fokus lensa obyektif lebih besar daripada jarak fokus lensa okuler.

Teropong sendiri secara umum diartikan sebagai sebuah alat optik yang dimanfaatkan untuk melihat benda yang berada di tempat jauh. Misalnya di gunung atau bintang, sehingga bisa nampak lebih dekat serta lebih jelas. Benda ini sudah banyak digunakan sejak abad ke 17. Meski demikian, tidak ada catatan dalam sejarah yang menjelaskan mengenai siapa penemu benda tersebut pertama kali.

Hanya saja, pada tanggal 2 Oktober 1608, pernah dicatat seorang bernama Hans Lippershey yang mencoba mendapatkan hak paten atas teleskop yang dibuatnya. Namun begitu, usaha Luppershey ini gagal karena mendapatkan penolakan dari tim penilai. Sebab, menurut mereka, sebelum Lippershey mendaftarkan hak paten tersebut, sudah banyak dijumpai teleskop yang ada sebelumnya. Sehingga menurut mereka, teleskop tersebut bukanlah hak paten dari Lippershey.
Setahun berikutnya tepatnya pada tahun 1609, Galileo pernah menciptakan sebuah teleskop yang kemudian disebut dengan teropong panggung. Banyak pula orang yang menyebutnya sebagai teropong Galileo. Setelah pembuatan teropong ini, Galileo kemudian sering membuat berbagai jenis teleskop sampai kemudian berhasil melakukan beberapa penemuan di bidang astronomis. Berbagai penemuan inilah yang kemudian menjadikannya dikenal dalam sejarah dunia.

Prinsip kerja :

a.       Mengkalibrasikan antara lensa pembidik dengan lensa okuler

b.      Mengarahkan lensa pembidik pada sasaran yang akan di bidik.

c.       Setelah obyek terlihat, mengatur lensa okuler dengan cara memutar pengatur panjang lensaokuler untuk mendapatkan obyek yang jelas.

Sumber :

http://kuskusep.blogspot.co.id/2013/12/makalah-teropong-bintang_2494.html?m=1

FYI:

  • TELESKOP angkasa Hubble adalah teleskop raksasa luar angkasa yang dipasang di orbit bumi.Nama Hubble diambil dari ilmuwan terkenal AS Edwin Hubble. 
  • Pada Oktober 1997, NASA memutuskan memperpanjang pengoperasian Hubble dari 2005 ke 2010. Hubble digantikan oleh teleskop James Webb yang akan diluncurkan pada 2013.

Diposkan pada Tak Berkategori

Profesi Astronaut dan Kaitannya dengan Kehidupan Sehari-hari 

​Astronaut adalah orang-orang yang memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan di luar angkasa. Kata astronaut berasal dari bahasa Yunani, yaitu: Astro = bintang, dan Nautes = pelaut, pelayar, atau dalam kosakata sekarang dapat diterjemahkan sebagai penjelajah. Dengan demikian, astronaut adalah seseorang yang melakukan penjelajahan luar angkasa. Kalau dalam bahasa Indonesia, astronaut artinya awak pesawat ruang angkasa; kosmonaut atau antariksawan.
Kontribusi antariksawan sebetulnya tidak hanya astronomi secara khusus, tetapi juga ilmu pengetahuan secara umum. Misalnya saat ini, di stasiun luar angkasa ISS (International Space Station), dilakukan eksperimen yang melibatkan para ahli biologi, guna mempelajari ilmu astrobiologi. Demikian juga dengan cabang-cabang ilmu pengetahuan yang lain. Mengapa bisa demikian? Karena luar angkasa mempunyai situasi yang unik. Gravitasi di luar angkasa itu sangat kecil bahkan bisa dikatakan ‘tidak ada’, sehingga memungkinkan dilakukan eksperimen yang tidak bisa dilakukan di permukaan Bumi karena ada pengaruh gravitasi terhadap hasil eksperimen. Demikian juga dengan kegiatan-kegiatan penjelajahan antariksa lain yang dilakukan oleh astronaut, seperti untuk pendaratan di Bulan, adalah untuk mendapatkan sampel batuan yang tidak mungkin ditemukan di permukaan Bumi (studi geologi). dll.
Untuk dapat menjadi antariksawan, tidak harus seseorang yang mempelajari astronomi secara khusus atau tidak harus seorang astronom. Demikian juga, seorang antariksawan tidaklah selalu harus seorang militer.
Seorang ilmuwan dapat menjadi antariksawan, atau bahkan profesi yang lain termasuk politisi, artis, wartawan dll; asalkan berbadan sehat, mempunyai prestasi , dan sanggup melakukan pekerjaan yang dilakukan di antariksa dengan kondisi ekstrim. Seseorang yang hanya sekedar ingin jalan-jalan ke luar angkasa pun bisa jadi antariksawan dalam hal ini sebagai wisatawan luar angkasa. Yang pasti dibutuhkan dalam sebuah misi luar angkasa adalah seorang pilot, pay load specialist, dan mission specialist.
Untuk dapat melakukan hal tersebut diperlukan tidak hanya fisik yang sehat, tetapi hal-hal ekstrim lain, sehingga seorang antariksawan biasanya harus melewati pelatihan khusus. Sebagai gambaran bisa dilihat pada persiapan awak pesawat antariksa di film Armagedon. (perlu diingat Armageddon bukan sebuah film dokumenter, tapi setidaknya sedikit memberi gambaran kalau untuk menjadi seorang astronaut butuh ketahanan fisik. -red)

Salam A-Nerd 👋

Sumber :

 http://langitselatan.com/2012/10/29/bagaimana-menjadi-astronaut/

FYI

  • Astronot, astronout, atau astronaut? Mana yang baku? Cek di http://kbbi.web.id/astronaut
  • Tahukah Anda, orang yang pertama kali menginjakkan kakinya di bulan adalah Neil Amstrong dan olahraga yang dimainkan pertama di bulan adalah golf. 
  • Anda ingin menonton film astronaut berkebun seperti di games Harvest Moon? Tonton “The Martian”
  • Anime “Space Dandy” adalah anime yang bertemakan luar angkasa dan tokoh utamanya adalah seorang astronot bernama Dandy dengan potongan rambut bak Elvis Presley. Anime ini sangat mengocok perut, recommend deh buat agan para pecinta anime :v